Proses Pembuatan Kosmetik

Proses Pembuatan Kosmetik – Kosmetik merupakan produk kecantikan yang diaplikasikan pada kulit yang bertujuan untuk membersihkan, mempercantik dan menghaluskan kulit. Kini penggunaan kosmetik sudah merupakan hal wajib bagi para kaum hawa untuk menunjang penampilannya.

Proses Pembuatan Kosmetik

Karena digunakan untuk menunjang penampilan pemakainya maka bahan pembuatan kosmetik juga harus berkualitas baik. Namun yang terpenting adalah bahan tersebut juga haruslah aman untuk digunakan.

Bagi Anda yang rutin menggunakan kosmetik, tahukah Anda cara pembuatan pada beberapa jenis kosmetik? berikut adalah proses pembuatan kosmetik :

Maskara

Di Amerika, umumnya maskara diberi warna dengan karbon hitam dan untuk warna lain seperti coklat menggunakan besi yang dioksidasi dan pigmen anorganik bisa menciptakan warna ungu atau biru. Karenanya banyak produsen yang menggunakan emulsi untuk mengeluarkan tetesan cairan kecil yang tidak larut ke larutan yang lain seperti air dan pengental. Hal ini dilakukan untuk menciptakan cream, kemudian pigmen dan lilin dicampur di dalam partikel besar hingga bercampur sempurna. Hal ini membuat maskara dalam keadaan warna sempurna dan tidak akan membahayakan mata penggunanya.

Lipstik

Pembuatan lipstik pada dasarnya adalah menggunakan lilin dan minyak yang dilelehkan bersama, kemudian pigmen warna dan cairan solven dicampur. Proses pencampuran yang sudah dilakukan selama berjam – jam dan pengaturan, formula tadi diletakkan di wadah lipstik untuk didinginkan. Hal ini dilakukan untuk mempertahankan bentuknya.

Foundation dan Bedak

Produk ini juga dibuat dengan minyak dan pigmen sama seperti kedua jenis kosmetik sebelumnya. Namun seringkali bahan yang digunakan menimbulkan bau yang tidak mengenakan, karenanya parfum sering ditambahkan ke dalamnya. Bahan tambahan selanjutnya akan ditambahkan tergantung dari jenis produk yang umumnya untuk produk terbaru yang dibuat untuk kulit sensitif sehingga produsen tidak menggunakan bahan keras.

Apapun jenis kosmetik yang akan dibuat tentu akan melewati beberapa proses pembuatan, dari setiap proses pembuatannya juga harus memastikan keakuratan warna bahan pembuatannya. Tentu bila menggunakan pengamatan secara visual saja maka akan mengalami banyak kendala dan kesalahan. Hal ini karena setiap orang mempunyai presepsi sendiri akan warna.

Oleh karena itu, disini memerlukan sebuah alat ukur warna yang dapat mengukur warna secara konsisten dan akurat. Anda dapat menggunakan alat ukur seperti polarimeter atau spektrofotometer, kedua alat tersebut dapat mengukur warna secara akurat dan konsisten. Konsistensi warna juga akan mempengaruhi kualitas dari produk yang akan dihasilkan.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *